Ketika Kesehatan Bupati Dairi Menjadi Sorotan



Usia terus berjalan. Tubuh pun ikut berubah. Langkah kaki tak lagi setegap dulu. Suara yang dulu lantang, kini terdengar lebih pelan. Bahkan ajudan harus sigap membantu saat beliau hendak berdiri.

Sakit memang tak pernah memberi tanda kapan datang. Dalam tubuh manusia, bibit penyakit bisa saja ada dan berkembang tanpa kita sadari. Ketika virus, bakteri, atau sel tertentu menyerang, kondisi fisik bisa menurun perlahan, bahkan tiba-tiba. Di situ, doa dan harapan menjadi sandaran utama.

Ini bukan soal kebencian, bukan pula sindiran pribadi. Inilah realitas perjalanan hidup. Saat semangat masih ada, hambatan bisa muncul bukan hanya dari luar, tetapi juga dari dalam diri sendiri: kesehatan.

Menjelang akhir tahun 2025, beredar kabar bahwa Vickner Sinaga (68), Bupati Kabupaten Dairi, menjalani kemoterapi di Jakarta. Proses pengobatan ini tentu menguras energi dan membutuhkan pemulihan ekstra.

Pada Januari lalu, seorang pengusaha asal Sidikalang bercerita bahwa ia satu pesawat dengan Bupati saat perjalanan pulang. Ia melihat Vickner sudah menggunakan kursi roda.

“Kami satu pesawat. Kaget juga melihat beliau sudah di kursi roda,” ujarnya.

Baru-baru ini, beredar pula foto saat Vickner berada di Bandara Soekarno-Hatta didampingi istrinya, Lintong Situmorang, yang juga menjabat sebagai Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Dairi. Dalam beberapa kegiatan pemerintahan terakhir, kondisi fisik beliau memang terlihat menurun. Untuk berdiri pun harus dibantu ajudan.

Dalam sejumlah acara resmi, termasuk di Balai Budaya Sidikalang, beliau bahkan tak lagi berdiri saat berpidato. Gerak tubuh dan langkahnya tidak lagi selincah dulu.

Beredar kabar bahwa beliau mengalami kanker prostat, meski informasi ini tidak pernah disampaikan secara resmi ke publik. Yang jelas, kondisi fisik beliau memang terlihat berbeda dibanding sebelumnya.


Janji Politik dan Realitas di Lapangan

Dari lima tahun masa jabatan, tahun pertama hampir terlewati. Pertanyaannya: apa yang sudah kita lihat dan rasakan?

Dalam debat kandidat di Medan pada 8 November 2024, Vickner pernah menyampaikan rencana membangun 200 pembangkit listrik mikro hidro (PLTMH). Ia juga menyebut akan menjadikan Lae Pandaroh sebagai “Ancol-nya Dairi”.

Janji memang mudah diucapkan. Namun masyarakat tentu menunggu realisasi nyata.

Hingga kini, pembangunan PLTMH dalam jumlah besar itu belum terlihat. Konsep wisata besar di Lae Pandaroh pun belum menunjukkan perkembangan signifikan. Sementara itu, persoalan infrastruktur jalan masih menjadi keluhan. Bahkan di ibu kota kabupaten, seperti di Jalan Pakpak yang tak jauh dari pusat pemerintahan, kondisi jalan masih banyak yang rusak.

Di sisi birokrasi, sempat muncul polemik mutasi pejabat. Salah satunya terkait perpindahan Binuar Malau dari jabatan Camat Siempat Nempu menjadi pengawas sekolah, padahal disebut belum memiliki sertifikat kompetensi sebagai pengawas. Beberapa pejabat BKPSDM mengaku tidak dilibatkan dalam keputusan tersebut.

Isu lain yang berkembang adalah dugaan campur tangan pihak non-pemerintah dalam penempatan pejabat. Walau belum ada bukti resmi, kabar seperti ini tentu memunculkan tanda tanya di masyarakat.


Antara Tanggung Jawab dan Kondisi Kesehatan

Harapan masyarakat tentu besar terhadap kemajuan daerah. Namun harus diakui, kesehatan adalah faktor utama dalam menjalankan tugas berat sebagai kepala daerah.

Jika kondisi fisik sedang menurun, wajar bila fokus utama adalah pemulihan. Sebab memimpin daerah membutuhkan energi, konsentrasi, dan stamina yang prima.

Sebagai kepala daerah, seluruh fasilitas dan kebutuhan operasional memang ditanggung negara melalui APBD, termasuk rumah dinas dan tunjangan jabatan. Namun tanggung jawab moral terhadap masyarakat tetap menjadi beban besar yang harus dipikul.

Mungkin yang paling bijak adalah memberikan waktu untuk pemulihan. Jika memang diperlukan, cuti sementara bisa menjadi pilihan, dengan menyerahkan tugas kepada Wakil Bupati agar roda pemerintahan tetap berjalan optimal.

Pada akhirnya, semua pihak tentu berharap yang terbaik. Semoga kesehatan kembali pulih, dan Kabupaten Dairi tetap berjalan menuju kemajuan.

Admin🔰

Horas, Ya'ahowu... Salam kenal, saya Onald, Saya mengelolah beberapa blog (Dapat anda lihat di daftar), dan hobby membaca serta menulis, saya menghabiskan waktu di dunia internet, termasuk Youtube, cek youtube saya zendrato team.

Lebih baru Lebih lama